Sistem pembayaran

Jika Anda sudah memproses dan melengkapi pilihan nama domain dan juga layanan hosting di web hosting yang Anda percaya, Anda bisa melakukan pembayaran agar nama domain dan hosting Anda bisa segera digunakan. Untuk penyedia layanan lokal, umumnya dapat menggunakan sistem transfer manual maupun melalui e-banking. Bahkan, beberapa penyedia layanan juga melayani pembayaran melalui kartu kredit dan PayPal.

Sistem pembayaran yang beragam ini cukup memudahkan kita dalam menentukan sistem yang paling nyaman, termasuk untuk perpanjangan layanan dengan sistem deposit. Deposit merupakan fitur layanan yang memudahkan kita yang tidak mudah mengingat deadline pembayaran, meskipun penyedia layanan akan menghubungi kita lewat email jika sudah dekat jatuh temponya.

Jika menaruh dana dalam jumlah tertentu di deposit (disarankan sama atau lebih besar dengan biaya tagihan perpanjangan domain dan hosting), dana tersebut akan digunakan untuk pembayaran. Hal ini cukup menjaga kita dari terlambatnya pembayaran biaya domain dan hosting yang bisa berujung pada denda, bahkan dilepaskannya kita dari kepemilikan domain atau hosting. Penyedia layanan dari luar negeri tentu saja hanya menggunakan sistem pembayaran dari kartu kredit dan PayPal saja.

Hal ini dikarenakan tidak memungkinkannya bagi kita untuk mentransfer dananya secara manual. Bisa ditebak, biaya yang dibutuhkan bukanlah dalam satuan “Rupiah”, melainkan umumnya menggunakan US Dollar. Pembayaran ini akan dikonversi menjadi rupiah ketika tagihan kartu kredit muncul, mengikuti kurs yang beredar saat transaksi terjadi. Penyedia layanan dari luar seperti Hostgator.com, menyediakan harga yang cukup menarik karena memberikan kebebasan dalam jumlah domain dan juga kapasitas storage hingga unlimited (tanpa batas) dengan biaya kurang dari Rp. 50.000,00 per bulannya. Biaya ini cukup murah jika Anda memiliki banyak domain dengan file yang berukuran besar seperti gambar.